Dalam menetapkan awal bulan Hijriyah, Muhammadiyah menggunakan metode Hisab. Ada banyak pertanyaan: bagaimana metode hisab yang digunakan oleh Muhammadiyah? Berikut ini kami sampaikan penjelasan Majelis Tarjih Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang hal ini, sekaligus dijelaskan tentang tuntunan ibadah Ramadlan.Continue Reading

Ramadlan merupakan bulan yang dimuliakan oleh ummat Islam. Ada banyak sekali keutamaan beribadah di dalamnya. Al-Quran sendiri menegaskan bahwa orang-orang yang beriman wajib menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadlan. Pada bulan Ramadlan pula, al-Quran pertama kali diwahyukan kepada Nabi Muhammad. Dan pada bulan itu pula terdapat satu malam yang lebihContinue Reading

Bersuci (thaharah) merupakan salah satu tuntunan ibadah yang mendasar dalam Islam, karena beberapa ibadah mensyaratkan bersuci, seperti ber-wudlu, mandi junub, dan beberapa alternatif lainnya jika dalam kondisi darurat. Oleh karena itu, berikut ini kami sampaikan buku Tuntunan Bersuci yang diterbitkan oleh Majelis Tarjih Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta.Continue Reading

Shalat merupakan salah satu Rukun Islam, salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap Muslim. Perintah shalat disampaikan secara langsung oleh Allah melalui perintah Isra’ Mi’raj, dan ditegaskan berulangkali di dalam al-Quran. Dalam pelaksanaannya, Nabi sudah menegaskan bahwa “Shalatlah sebagaimana kalian melihat aku shalat!” Oleh karena itu, pelaksanaan shalat harusContinue Reading

Islam mengajarkan bahwa Gerhana Matahari dan Gerhana Bulan adalah peristiwa astronomi yang merupakan tanda-tanda kebesaran Allah, tidak berkaitan dengan nasib buruk seseorang atau suatu negara. Sejumlah peristiwa Gerhana Matahari telah terjadi di Indonesia, baik Gerhana Matahari Total, Gerhana Matahari Sebagian, Gerhana Matahari Cincin, Gerhana Bulan Total, maupun Gerhana Bulan Sebagian.Continue Reading

Apabila telah selesai berpuasa Ramadhan, maka dianjurkan berpuasa enam hari dalam bulan Syawal (dilakukan sesudah Hari Raya Idul Fitri), bisa dilakukan secara berturut-turut atau berpisah-pisah. Adapun dasar atau dalil Puasa Syawal ialah sebagai berikut: عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ رَضِي اللَّهُ عَنْهُ … أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَContinue Reading